Sekolah Rimba
Jemparing Wangi (Jelajah Edukasi Masyarakat Pegiat Bambu Papring), merupakan program inovasi yang berfokus pada konservasi hutan bambu di kawasan Papring, Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Program ini memadukan antara konservasi ekologi hutan bambu dan literasi Sekolah Rimba. Melalui model pembelajaran berbasis alam, masyarakat dan peserta didik diajak terlibat langsung dalam kegiatan budidaya serta penanaman bambu secara berkala. Upaya ini menciptakan siklus berkelanjutan yang tidak hanya berkontribusi terhadap pemulihan ekosistem, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.
Dalam rangka mendukung konservasi budaya bambu, Jemparing Wangi aktif melaksanakan kegiatan riset lapangan yang mencakup survei dan identifikasi jenis-jenis bambu yang tumbuh di kawasan Papring. Aktivitas ini menjadi langkah penting dalam mendokumentasikan kekayaan biodiversitas bambu sekaligus memahami karakteristik ekologis setiap spesies. Untuk memperkuat analisis hasil penelitian, program ini mengintegrasikan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai alat utama dalam pemetaan dan visualisasi distribusi spasial tegakan bambu. Pemanfaatan SIG memungkinkan penyajian data yang akurat dan komprehensif, sehingga hasil pemetaan dapat digunakan untuk memantau kondisi hutan bambu, menganalisis perubahan tutupan lahan, serta menyusun strategi konservasi yang efektif dan berkelanjutan.
Sekolah Rimba
Sekolah Rimba (Kampoeng Baca Taman Rimba) adalah ruang belajar berbasis alam dan kearifan lokal yang tumbuh di Papring, Kalipuro, Banyuwangi. Berlandaskan prinsip “Semua orang adalah guru, alam raya sekolahku,” Sekolah Rimba menjadikan lingkungan, budaya, dan kehidupan masyarakat sebagai sumber utama pembelajaran.
Melalui kurikulum adat Kampoeng Batara, peserta belajar tentang bahasa ibu, tradisi, seni budaya, pertanian, konservasi, hingga kerajinan bambu secara langsung di alam terbuka.
PTujuannya adalah menumbuhkan kesadaran ekologis, melestarikan budaya lokal, dan membangun generasi yang berakar pada identitas serta kearifan lokal budaya bambu.
Read MoreKurikulum Konten Pelajaran Sekolah Rimba
| No | Konten Pelajaran | Deskripsi Singkat | Kompetensi yang Diharapkan |
|---|---|---|---|
| 1 | Maca Kahanan | Mengenal kondisi sosial, alam, dan budaya lingkungan sekitar Papring. | Peserta mampu membaca situasi alam, sosial, dan perubahan lingkungan secara kritis. |
| 2 | Bahasa Ibu dan Sastra | Pembelajaran bahasa Osing dan sastra lisan seperti tembang, cerita rakyat, dan pantun. | Peserta mampu menggunakan bahasa ibu dengan baik serta memahami nilai moral dan budaya lokal. |
| 3 | Tradisi dan Ritual | Mengenal dan berpartisipasi dalam tradisi adat seperti selametan, wiwitan, dan upacara bambu. | Peserta memahami makna simbolik tradisi dan berperan aktif dalam pelestariannya. |
| 4 | Seni Budaya | Melatih keterampilan seni seperti musik Angklung Paglak, tari, dan rupa berbasis bambu. | Peserta mampu mengekspresikan diri melalui seni lokal dan menjaga keberlanjutan warisan budaya. |
| 5 | Memenganan | Belajar permainan tradisional dan filosofi di baliknya. | Peserta memahami nilai kebersamaan, sportivitas, dan kearifan lokal dari permainan rakyat. |
| 6 | Olahan Tradisional | Mengolah bahan pangan lokal menjadi produk khas seperti gethuk, jenang, dan minuman herbal. | Peserta mampu mempraktikkan pengolahan pangan tradisional sebagai bentuk ketahanan pangan lokal. |
| 7 | Hukum Adat | Memahami sistem nilai dan norma sosial yang berlaku di masyarakat Papring. | Peserta mengenali aturan adat, etika bermasyarakat, dan tanggung jawab sosial. |
| 8 | Lumbung dan Pertanian | Mengenal sistem pertanian tradisional dan manajemen lumbung pangan. | Peserta mampu menanam, memanen, dan mengelola hasil bumi secara lestari. |
| 9 | Tanaman Rempah dan Hortikultura | Pembelajaran budidaya rempah dan tanaman obat keluarga. | Peserta mampu menanam dan memanfaatkan tanaman lokal untuk kesehatan dan ekonomi. |
| 10 | Konservasi Lingkungan | Edukasi ekologi: menjaga sumber air, menanam bambu, dan pengelolaan sampah organik. | Peserta memiliki kesadaran ekologis dan mampu berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. |
| 11 | Kerajinan Bambu | Belajar membuat produk dari bambu seperti anyaman, alat musik, dan perabot sederhana. | Peserta memiliki keterampilan dasar kerajinan bambu bernilai budaya dan ekonomi. |
Galery
Jenis Kegiatan dan bambu
kontak person
Silahkan bergabung





